Tuesday, January 12, 2010
Bon Jovi - I Love This Town
You don't have to look too far to find a friendly face
And I feel alive when I'm walkin' on this street
I feel the heart of the city pounding underneath my feet
Yeah, let the world keep spinning 'round and 'round
This is where it all goes down, down, down
That's why I love this town
That's why I keep comin' 'round
Say hey
(Say hey)
Say yeah
(Say yeah)
You make me feel at home somehow right now
That's why I love this town
I got some good friends here, I might have broke a heart or two
It's gettin' loud over there, the boys must have had a few
And there's a cop on the corner, he knows everybody's name
Yeah, a kid with a dream, singin' boys to spare loose change
Yeah, let the world keep spinning 'round and 'round
This is where it all goes down, down, down
That's why I love this town
That's why I keep comin' 'round
Say hey
(Say hey)
Say yeah
(Say yeah)
You make me feel at home somehow right now
That's why I love this town
They're shoutin' from the rooftops, dancin' on the bars
Hangin' out the windows, drivin' in their baby's cars
You want it, you got it, you're ready, I'm on it
Come on now, here we go again
That's why I love this town
That's why I love this town
No matter where you're from, tonight you're from right here
This is where it all goes down, down, down
That's why I love this town
Say hey
(Say hey)
Say yeah
(Say yeah)
I love this town
Say hey
(Say hey)
Say yeah
(Say yeah)
I love this town
Say hey
(Say hey)
Say yeah
(Say yeah)
I love this town
Say hey
(Say hey)
Say yeah
(Say yeah)
I love this town
Thursday, August 20, 2009
And the Winner is...
Satria ikutan lomba 17-an tahun 2009 (umur: +- 14 bulan 25 hari)
Awalnya panitia bikin tema Lomba Merangkak karena salah satu panitianya punya anak balita yang baru merangkak. Taqpi ketika dilapangan, sang anak balita tadi ga merangkak juga alias mandeg, juga selain dia seorang, peserta yang lainnya sudah bisa jalan semua. Alhasil ya jadilah lombanya berubah tema jadi Lomba Jalan ^_^
Dan akhirnya Satria jadi juara karena duluan berhasil mengambil "Aqua" gelas yang menjadi targetnya.
Friday, March 27, 2009
Burning Fats? Go Marathon...!
Benefits Of Training For A MarathonWhat can be the motivations to spend at least 3 months with this specific goal in mind.The benefits of training for a marathon are a long list that includes health, psychological and social benefits. Let’s take a look at some of the main reasons.Physical Benefits of Training for a Marathon:
- One of the main reasons that individuals run and train for a marathon is to lose weight and for good reason, running burns tons of calories in a short amount of time. Running burns an average of 100-120 calories per mile. Thus, a person, training for a marathon, averaging 30-50 miles per week will burn an extra 3000-6000 calories week! The body requires a 3500 calorie deficit to lose one pound of fat, so you can see that training for marathon is a legitimate method to way lose.
- Training for a marathon as the potential to lower your blood pressure. When you run, your arteries expand and contract as blood is pumped through them, thus maintaining the elasticity for the arteries and keep your blood pressure low.
- Training for a marathon will keep your heart healthy and help prevent heart attacks. Even though your heart rate is increased during the time you run, sometimes to triple your resting heart rate, an inactive person’s heart will still beat up to 25 times more per minute, which is 36,000 per day than a runner’s heart!
- Training for a marathon helps individuals make wise choices when it comes to diet and sleep. Most people find marathon training very daunting and will do everything in their power to increase their chances of successfully meeting their marathon goal.
Sumber:
Friday, March 13, 2009
In Case of Emergency
- Nomor darurat (Emergency Number)
- Menghemat pemakaian baterai Nokia
- Cek keabsahan mobil/motor (Jakarta area only)
Thursday, January 29, 2009
Race of the year
The Rules of Political Correctness
*Rule # 1*:
In the Middle East, it is always the Arabs that attack first, and it's always Israel who defends itself.
This is called "Retaliation".
*Rule # 2*:
The Arabs, whether Palestinians or Lebanese, are not allowed to kill Israelis.
This is called "Terrorism"
*Rule # 3*:
Israel has the right to kill Arab civilians.
This is called "Self-Defense", or these days "Collateral Damage".
*Rule # 4*:
When Israel kills too many civilians. The Western world calls for restraint.
This is called the "Reaction of the International Community".
*Rule # 5*:
Palestinians and Lebanese do not have the right to capture Israeli military, not even a limited number, not even 1 or 2.
This is called "Kidnapping".
*Rule # 6*:
Israel has the right to capture as many Palestinians as they want and it is legitimate for Israel to invade Gaza..
Israel can kill as many as it necessary. There is no limit, there is no need for proof of guilt or trial.
This is called "War on Terrorism".
*Rule # 7*:
When you say "Hezbollah", always be sure to add "supported by Syria and Iran ".
This is called: "Axis of Evil"
*Rule # 8*:
When you say "Israel", never say "supported by the USA, the UK and other European countries", for people (God forbid) might believe this is
not an equal conflict.
This is called "Helping our Friends".
*Rule # 9*:
When it comes to Israel , don't mention the words "occupied territories" , "UN resolutions" , " Geneva conventions" .
This could distress the audience and is called "Anti-Semitism".
1 through 9. This is called "Neutral Journalism".
*Rule # 10* :
If you don't agree with these rules or if you favor the Arab side over the Israeli side, you must be a very dangerous anti-Semite.
Monday, January 26, 2009
Daerah kekuasaanku neh...
Originally uploaded by IMI Realm
Fri 23/01/2009 12:07 23012009763 Disinilah satria blajar bdiri & inilah wil. kekuasaan satria...No one may enter my realm...Hua...ha...ha...ha...ha...!!!
1st Haircut
Originally uploaded by IMI Realm
Wed 07/01/2009 15:43 07012009746 Sehabis aqiqah &gunting rmbt,satria blm dgundulin. Br skrg deh dgundulna.. Spt Lex Luthor boy kan. Macho booo..
Friday, November 28, 2008
[INFO] Asal Nama Daerah di Jakarta
Sejarah Asal Mula Nama Daerah Glodok, Kwitang & Menteng, dan Senayan Jakarta
Kota Jakarta adalah jantung ibukota dari negara Republik Indonesia di mana pusat perekonomian beserta berjuta permasalahannya ada di kota kecil padat penduduk ini. Di balik nama beberapa daerah di Jakarta tersimpan kisah, cerita dan sejarah dari mana nama itu muncul.
Berikut di bawah ini adalah beberapa asal-muasal nama daerah terkenal di DKI Jakarta :
A. Glodok
Asalnya dari kata grojok yang merupakan sebutan dari bunyi air yang jatuh dari pancuran air. Di tempat itu dahulu kala ada semacam waduk penampungan air kali ciliwung. Orang tionghoa dan keturunan tionghoa menyebut grojok sebagai glodok karena orang tionghoa sulit mengucap kata grojok seperti layaknya orang pribumi.
B. Kwitang
Dulu di wilayah tersebut sebagian tanah dikuasai dan dimiliki oleh tuan tanah yang sangat kaya raya sekali bernama Kwik Tang Kiam. Orang Betawi jaman dulu menyebut daerah itu sebagai kampung si kwi tang dan akhirnya lama-lama tempat tersebut dinamai kwitang.
C. Senayan
Dulu daerah senayan adalah milik seseorang yang bernama wangsanaya yang berasal dari Bali . Tanah tersebut disebut orang-orang dengan sebutan wangsanayan yang berarti tanah tempat tinggal atan tanah milik wangsanaya. Lambat laun akhirnya orang menyingkat nama wangsanayan menjadi senayan.
D. Menteng
Daerah Menteng Jakarta Pusat pada zaman dahulu kala merupakan hutan yang banyak pohon buah-buahan. Karena banyak pohon buah menteng orang menyebut wilayah tersebut dengan nama kampung menteng. Setelah tanah itu dibeli oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1912 sebagai lokasi perumahan pegawai pemerintah Hindia Belanda maka daerah itu disebut menteng.
[INFO] Asal Nama Daerah di Jakarta - Karet Tengsin, Kebayoran, Lebak Bulus
Nama daerah yang kini termasuk kawasan segitiga emas kuningan ini berasal dari nama orang cina yang kaya raya dan baik hati. Orang itu bernama Tan Teng Sien. Karena baik hati dan selalu memberi bantuan kepada orang-orang sekitar kampung, maka Teng Sien cepat dikenal oleh masyarakat sekitar dan selalu menyebut daerah itu sebagai daerah Teng Sien. Karena pada waktu itu banyak pohon karet, maka daerah itu dikenal dengan nama Karet Tengsin.
Kebayoran
Kebayoran berasal dari kata kebayuran, yang artinya “tempat penimbunan kayu bayur”. Kayu bayur yang sangat baik untuk dijadikan kayu bangunan karena kekuatanya serta tahan terhadap rayap.
Lebak Bulus
Daerah yang terkenal dengan stadion dan terminalnya diambil dari kata “lebak” yang artinya lembah dan “bulus” yang berarti kura-kura. Jadi lebak bulus dapat disamakan dengan lembah kura-kura. Kawasan ini memang kontur tanahnya tidak rata seperti lembah dan di kali Grogol dan kali Pesanggrahan-dua kali yang mengalir di daerah tersebut-memang terdapat banyak sekali kura-kura alias bulus.
[INFO] Asal Nama Daerah di Jakarta - Kebagusan, Ragunan, Pasar Rumput
Nama kebagusan-daerah yang menjadi tempat hunian mantan presiden megawati-berasal dari nama seorang gadis jelita, Tubagus Letak Lenang. Konon, kecantikan gadis keturunan kesultanan banten ini membuat banyak pemuda ingin meminangnya. Agar tidak mengecewakan hati pemuda itu,ia akhirnya memilih bunuh diri. Sampai sekarang makam itu masih ada dan dikenal dengan nama ibu Bagus.
Ragunan
Berasal dari Wiraguna, yaitu gelaran yang di sandang tuan tanah pertama kawasan tersebut berna Hendrik Lucaasz Cardeel, yang diperolhnya dari sultan banten Abunasar Abdul Qahar, putra Sultan Ageng Tirtayasa.
Pasar Rumput
Dulu, tempat ini merupakan tempat berkumpulnya para pedagang pribumi yang menjual rumput. Para pedagang rumput terpaksa mangkal dilokasi ini karena mereka tidak diperbolehkan masuk ke permukiman elit menteng. Saat itu, sado adalah sarana transportasi bagi orang-orang kaya sehingga hampir sebagian besar penduduk menteng memelihara kuda.
[INFO] Asal Nama Daerah di Jakarta - Paal Meriam, Cawang, Pondok Gede
Asal usul nama daerah yang berada diperempatan Matraman dengan jatinegara ini berasal dari suatu peristiwa sejarah yang terjadi sekitar tahun 1813. Pada waktu itu pasukan artileri meriam inggris yang akan menyerang batavia , mengambil daerah itu untuk meletakan meriam yang sudah siap ditembakan. Peristiwa tersebut sangat mengesankan bagi masyarakay sekitar dan menyebut nama daerah ini paal meriam (tempat meriam disiapkan)
Cawang
Duku, ketika belanda berkuasa, ada seorang letnan melayu yang mengabdi pada kompeni, bernama Ende Awang. Letnan ini bersama anak buahnya bermukim di kawasan yang tak jauh dari jatinegara. Lama kelamaan sebutan Ence Awang berubah menjadi Cawang.
Pondok Gede
Sekitar Tahun1775, Lokasi ini merupakan lahan pertanian dan peternakan yang disebut dengan onderneming. Di sana terdapat sebuah rumah yang sangat besar milik tuan tanah yang bernama Johannes Hoojiman. Karena Merupakan satu-satunya bangunan besar yang ada dilokasi tersebut, banguna itu sangat terkenal. Masyarakat pribumi pun menjulukinya “Pondok Gede”.
[INFO] Asal Nama Daerah di Jakarta - Condet Batu Ampar dan Balekambang
Pada jaman dahulu ada sepasang suami istri, namanya pangeran geger dan nyai polong, memiliki beberapa orang anak. Salah satu anaknya, perempuan, di beri nama Siti Maemunah, terkenal sangat cantik. Pangeran Astawana, anak pangeran Tenggara atau Tonggara asal makassar pun tertarik melamarnya.
Siti Maemunah meminta dibangunkan sebuah rumah dan tempat peristirahatan diatas empang, dekat kali ciliwung, yang harus selesai dalam satu malam. Permintaan itu disanggupi dan menurut legenda, esok harinya sudah tersedia rumah dan sebuah bale disebuah empang dipinggir kali ciliwung. Untuk menghubungkan rumah itu dengan kediaman keluarga pangeran tenggara , dibuat jalan yang diampari (dilapisi) Batu.
Demikian menurut cerita, tempat yang dilalui jalan yang diampari batu itu selanjutnya disebut batu ampar, dan bale (balai) peristirahatan yang seolah-olah mengambang di atas air itu di sebut Balekambang.
[INFO] Asal Nama Daerah di Jakarta - Buncit, Bangka, Cilandak, Tegal Parang
Dulunya di jalan buncit raya sekarang ada pedagang kelontong China berperut gendut (Buncit) yg terkenal.
Bangka
Dulunya disana banyak ditemukan mayat (bangke/bangkai) orang yg dibuang di kali krukut.
Cilandak
Konon di sana pernah ditemukan seekor landak raksasa
Tegal Parang
Di sana banyak ditemukan alang2 tinggi (tegalan) yg di potong dgn parang(golok).
[INFO] Asal Nama Daerah di Jakarta - Blok A/M/S
Dulunya sekitar situ tempat pembukaan perumahan baru yg ditandai dgn blok, mulai A-S. Sayang yg tersisa tinggal 3 blok doang.
[INFO] Asal Nama Daerah di Jakarta - Kampung Ambon
Berlokasi di Rawamangun, Jakarta Timur, nama Kampung
Ambon sudah ada sejak tahun 1619. Pada waktu itu JP Coen sebagai
Gubernur Jenderal VOC menghadapi persaingan dagang dengan Inggris.
Untuk memperkuat angkatan perang VOC, Coen pergi ke Ambon lalu
merekrut masyarakat Ambon untuk dijadikan tentara. Pasukan dari
Ambon yang dibawa Coen itu kemudian diberikan pemukiman di daerah
Rawamangun, Jakarta Timur. Sejak itulah pemukiman tersebut dinamakan
Kampung Ambon.
[INFO] Asal Nama Daerah di Jakarta - Sunda Kelapa
Sunda Kelapa merupakan sebutan sebuah pelabuhan di
teluk Jakarta . Nama kelapa diambil dari berita yang terdapat dalam
tulisan perjalanan Tome Pires pada tahun 1513 yang berjudul Suma
Oriental. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa nama pelabuhan itu
adalah Kelapa. Karena pada waktu itu wilayah ini berada di bawah
kekuasaan kerajaan Sunda maka kemudian pelabuhan ini disebut Sunda
Kelapa.
[INFO] Asal Nama Daerah di Jakarta - Pondok Gede
Sekitar tahun 1775 daerah Pondok Gede merupakan lahan
pertanian dan peternakan yang disebut onderneming. Di daerah
pertanian dan peternakan milik tuan tanah bernama Johannes Hoojman
yang kaya raya itu terdapat sebuah Landhuis, atau rumah besar tempat
tinggal dan sekaligus tempat pengurus usaha pertanian dan
peternakan. Karena besarnya bangunan Landhuis itu, masyarakat
pribumi sering menyebutnya Pondok Gede.