Showing posts with label Motorcycle. Show all posts
Showing posts with label Motorcycle. Show all posts

Tuesday, August 01, 2006

[TIPS] Pastikan boncengers anda aman

Semoga bermanfaat bagi yang sering membawa boncengers

Apabila anda ingin membawa boncengers, maka anda harus benar-benar siap menjamin keselamatan bagi boncengers anda. Dengan membawa boncengers maka anda tidak hanya memperhatikan keselamatan bagi diri anda pribadi saja, tetapi anda juga harus memperhatikan keselamatan hidup orang lain ("Safekeeping") boncengers selama berada diatas motor anda. Tetapi hanya sedikit orang yang menyadari bagaimana pentingnya tanggung jawab seperti ini.

Sebelum anda mempersilahkan boncengers naik keatas sepeda motor anda, maka yang pertama harus anda lakukan adalah menjamin bahwa boncengers telah memakai perlengkapan standard safety diantarnya adalah helm yang memenuhi standard Departement Of Transportation (DOT),Jaket, dan sepatu

BUSANA: Lebih disarankan menggunakan jaket yang berbahan dasar kulit, jika tidak ada minimal jaket berbahan dasar coreroy atau jean untuk digunakan, TIDAK DISARANKAN MENGGUNAKAN KAOS ATAU PAKAIAN LENGAN BUNTUNG.

ALAS KAKI :Lebih disarankan menggunakan sepatu model boots,apabila tidak ada minimal menggunakan sepatu berbahan dasar kulit atau jenis lainnya dengan tinggi minimal sampai menutupi mata kaki,hal ini bertujuan untuk mencegah cederanya engkel apabila boncengers terjatuh.

SARUNG TANGAN : Disarankan untuk mengggunakan sarung tangan berbahan dasar kulit yang tujuannya untuk melindungi telapak tangan dan jemari boncengers dari gesekan dan benturan dengan aspal atau tanah apabila terjatuh.

HELM: Minimal HALF-FACE dengan shield (kaca), apabila tidak dilengkapi shield maka usahakan menggunkan kaca mata atau eye-protector. Lebih dirokemendasikan menggunkan helm FULL-FACE karena dapat melindungi wajah dan dagu.

SEBELUM BONCENGERS NAIK, ANDA HARUS MEMBERIKAN INSTRUKSI
KEPADANYA tentang apa yang harus kira-kira dilakukan, selama naik dibagian belakang motor anda. Boncengers harus mematuhi 8 peraturan selama berada diatas motor dan mereka harus mematuhinya atau tidak HANYA JIKA ANDA MEMPERBOLEHKANNYA.

1. Boncenges boleh menaiki sepeda motor ketika kaki raiders(pengendara) telah bertumpu kedua-duanya diatas tanah dan posisi tangan raiders menahan stang kemudi.
2. Naik dari sisi sebelah kiri motor (sama seperti raiders)
3. Duduk diposisi berada di belakang raiders pada jok. Dan tidak melakukan gerakan-gerakan yang membahayakan seperti miliak-liukan badan.
4. Usahan posisi pegangan dipinggang raiders atau pegangan ke sepeda motor jika dilengkapi tempat untuk pegangan.
5. Posisi kaki harus berada pada footstep boncengers.
6. Mengetuk helm raiders apabila merasa kurang nyaman,kurang safety atau merasa sakit dan alasan lainnya.
7. Usahakan tidak mengobrol (kcuali sangat penting) karena dapat menggangu konsentrasi raiders selama sepeda motor berjalan.
8. Usahakan melambaikan tangan dengan sesame rekan bikers (jika kenal).

Monday, July 24, 2006

[TIPS] Membelok dengan sepeda motor

Tips saat berbelok
diadaptasi dari artikel motorcycle safety foundation

Berbelok
banyak pengendara yg mencoba utk berbelok dng kecepatan tinggi
ketika mereka tidak bisa/kaget menghadapi konsekuensinya,
biasanya berakhir dng keluarnya motor ke jalur utk arah yg berlawanan
atau bahkan keluar dari jalan
kadang mereka juga bisa kaget dan mengerem terlalu keras
mengakibatkan slip dan kehilangan kendali

beloklah di tikungan dng lebih berhati-hati
gunakan 4 langkah berikut :

-slow
kurangi kecepatan sebelum berbelok dng mengurangi gas
dan bila perlu gunakan kedua rem

-look
perhatikan belokan ke arah yg dituju
palingkan cuma kepala, jangan sampai bahu ikut berputar
pastikan mata tetap di ketinggian horizon

-press
utk berbelok, motor harus dalam keadaan miring
utk memiringkan motor, dorong/tekan stang ke arah belokan
dorong/tekan pegangan stang kiri - motor miring ke kiri - berbelok ke kiri
dorong/tekan pegangan stang kanan - motor miring ke kanan - berbelok ke
kanan
teknik ini juga sering disebut counter steering
ingat, makin tinggi kecepatan atau makin tajam belokan
memerlukan kemiringan yg makin besar juga

-roll
putar lagi gas, pertahankan sepanjang belokan utk menstabilkan suspensi
pertahankan kecepatan konstan atau percepat dng perlahan sepanjang belokan
ini akan membuat motor makin stabil


Saat melakukan belokan yg normal, pengendara dan motornya harus miring dng derajat yg
sama.
(Lihat gambar di samping "Turns.jpeg")








Namun, saat berbelok dalam kecepatan rendah di belokan tajam,
lakukan counter balance dng memiringkan motor saja
dan biarkan tubuh tetap tegak
(Lihat gambar di samping "Slow_Tight_Turns.jpeg")








Semoga membantu.

Tuesday, February 21, 2006

[INFO]
Ban Lokal Racing
Banderol 40% Lebih Murah

Dominasi satu merek ban, Bridgestone Battlax, bakal goyang. Enggak tanggung, ikon ban di road race ditantang produsen lokal. Padahal, ban impor sejenis seperti Michellin, Dunlop, dan IRC sudah masuk. Tapi, Battlax bertahan.

Hebatnya, tawaran menggiurkan. Banderol doyong banget, 40% lebih murah dibanding Battlax, sekitar Rp 195 ribu. Padahal, pasaran Battlax terendah Rp 325 ribu.

“Biar semua pembalap bisa pakai. Murah karena produk sendiri,” bilang Andi Hendradi, Wakil Presdir, PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI), produsen Federal dan FDR.

FDR tipe Sport XT 90/80-17 jadi andalan SRI. Rencananya April 2005 meluncur. Malah, kabarnya produsen Swallow dan IRC ikutan menyiapkan produksi ban kompetisi. Wah, Battlax dikeroyok.

FDR Sport XT sudah dijajal di pasar senggol awal Oktober di trekda Kemayoran, Jakarta. Kebetulan event disponsori SRI. Jadi, pembalap wajib pakai. “Ini tipe yang ke-10 dan akan terus dikembangkan,” beber Teguh Hartanto, Manager Marketing SRI.

Beda pabrikan FDR yang blak-blakan ke insan pasar senggol. PT Industri Karet Deli (IKD), Medan, produsen Swallow tanpa suara, ssssst tapi pasti.

Swallow Steam Pro 90/80-17 menyusup diam-diam ke pasar senggol. “Sudah dicoba Firman Farera (seeded dari Suzuki Agip Lindung Jaya-red). Riset terus jalan. Mudah-mudahan, awal Desember sudah beredar di pasaran,” terang Bahari, divisi promosi dari IKD.
Boleh murah, asal jangan murahan! Niko, Hend


BELUM PEDE

Persoalan menanti ban lokal. Bukan takut bersaing. “Tapi, keyakinan pembalap sama produk lokal. Yakin deh mereka belum pede tampil maksimal,” ujar Teguh Hartanto, Manager Marketing PT. Suryaraya Rubberindo Industries.

Pernyataan Teguh dibenarkan Ade Taruna. Pembalap tim Top One Ade Taruna sempat jajal di ajang Champ of the Champ, di trekda Kemayoran. Menurut Ade, komponen FDR lunak. “Mirip dengan Battlax,” jelasnya.

Namun, pembalap yang coba belum yakin benar kualitas ban lokal baru. “Pembalap masih ragu. Makanya, tidak bisa maksimal. Ini masalah sugesti aja,” tambah Ade.

Firman Farera, seeded Suzuki Agip Lindung Jaya juga berkesempatan jajal Swallow di trek khusus milik PT. Industri Karet Deli, Medan.
Tunggangan pakai 4-tak tune-up melibas 20 lap. “Teknik bawa aku samain kayak pakai Battlax. Traksi mirip banget. Sayang, kompon kelewat lunak. Jadinya 20 lap ban abis kemakan aspal,” bilang Firman.

Benny Djati Utomo mengkritisi. Buat pembalap bukan masalah murahnya. “Pilih mana, hemat uang Rp 100 ribu tapi catatan waktu melorot akibat kualitas ban tidak maksimal atau sebaliknya,” jelas Manager Fuchs SKF Star Motor.

Makanya, seperti Ade katakan, sebaiknya pihak pabrikan beri kesempatan pembalap buat ngetes. “Jangan sampai ban dikasih pas balapan. Ini menyangkut masalah safety,” jelasnya.

Sumber: http://www.kaskus.com/showthread.php?t=244915&page=13